Mulailah Dari Sekarang

Gegap gempita pelaporan SPT Tahunan PPh baik untuk orang pribadi maupun badan sudah berakhir per tanggal 30 April 2016 kemarin. Suka duka saat melayani wajib pajak yang akan melaksanakan kewajiban perpajakannya merupakan suatu pengalaman tersendiri yang saya dan rekan-rekan saya rasakan. Namun semua itu terbayar lunas setelah mengetahui bahwa antusiasme wajib pajak dalam melaporkan SPT Tahunan secara online luar biasa besar, sehingga kami pun kualahan dalam melayaninya.

Kini sudah sepekan berlalu, fokus kami di kantor pelayanan pajak sudah beralih ke penggalian potensi perpajakan dalam rangka pengamanan penerimaan pajak tahun 2016 ini. Mengingat besarnya target yang kami emban di tahun ini mau tidak mau kami harus memulai tancap gas dalam-dalam agar mampu mengumpulkan pundi-pundi keuangan negara dalam sisa waktu yang ada.

Khusus bagi saya yang ditugaskan untuk membimbing, membina dan mengawasi wajib pajak sektor bendahara pemerintah sudah menyiapkan agenda khusus agar seluruh bendahara pemerintah dapat menjalankan kewajiban perpajakannya sesuai dengan amanah Undang-Undang Perpajakan. Salah satu kewajiban wajib pajak bendahara yang banyak terlewatkan adalah kewajiban untuk melaporkan Surat Pemberitahuan Masa (SPT Masa) atas setiap transaksi yang dilakukan oleh bendahara.

Perlu diketahui bahwa sistem perpajakan di Indonesia menganut prinsip Self Assessment System yaitu suatu sistem yang memberikan tanggung jawab penuh kepada wajib pajak untuk:

  • Mendaftarkan diri untuk memperoleh NPWP;
  • Menghitung pajak yang terutang;
  • Memperhitungkan pajak terutang dengan utang pajak;
  • Menyetorkan pajak terutang;
  • Melaporkan pajak terutang dalam bentuk SPT ke Kantor Pelayanan Pajak

Karena hampir seluruh kewajiban perpajakan dilaksanakan sendiri oleh wajib pajak, maka laporan wajib pajak menjadi sebuah keharusan dimana akan menjadi alat kontrol sekaligus alat koreksi apabila ada kesalahan teknis dalam perhitungan dan penyetoran pajak yang dilakukan oleh wajib pajak.

Saya sangat memahami dan menyadari bahwa ketidaktahuan menjadi dasar mengapa selama ini kepatuhan pelaporan SPT oleh bendahara pemerintah masih sangat rendah jika dibandingkan dengan wajib pajak swasta. Maka dari itu saya akan memulai melakukan perbaikan tersebut dengan menggandeng seluruh bendahara secara bertahap untuk memulai suatu hal baru yaitu melaporkan SPT Masa atas setiap transaksi yang telah dilakukan.

Sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Perpajakan, apabila wajib pajak terlambat/tidak melaporkan Surat Pemberitahuan Masa maka dapat dikenakan sanksi berupa denda sebesar Rp. 100.000,00 untuk SPT Masa PPh dan Rp. 500.000,00 untuk SPT Masa PPN Pemungut. Nah, jika dalam setahun saja bendahara terlambat atau tidak melaporkan SPT Masa ke kantor pelayanan pajak maka denda sebesar Rp. 7.200.000,00 sudah pasti menanti. Belum lagi jika ada pembayaran pajak yang melewati batas waktu penyetoran sebagaimana, maka dapat pula ditambahkan dengan sanksi bunga sebesar 2% dari nilai pajak yang dibayar terhitung dari tanggal jatuh tempo pembayaran hingga tanggal dibayarkannya pajak tersebut.

Maka dari itu, bagi anda yang merasa sebagai bendahara pemerintah mulailah bebenah dengan melaksanakan semua kewajiban perpajakannya sesuai dengan aturan yang ada. Jangan lagi bersikap cuek dan tidak mau tau dengan keadaan, karena pada tahun ini Direktorat Jenderal Pajak mengusung tema Tahun Penegakan Hukum sehingga sekecil apapun pelanggaran yang dilakukan oleh wajib pajak akan dipantau oleh seluruh Account Representative yang ditugaskan untuk mengawasi tiap-tiap wajib pajak tersebut.

So, mulailah dari sekarang. Marilah kita sama-sama belajar memperbaiki sistem yang tidak berjalan sebagaimana mestinya menjadi sebuah sistem yang baik agar apa yang dicita-citakan negara ini dan apa yang diharapkan oleh segenap warga negara Indonesia bisa terwujud.

Advertisements

3 thoughts on “Mulailah Dari Sekarang

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s