Sistem Pembayaran Elektronik

Pernah beli tiket pesawat lewat situs ini? Buat yang suka travelling atau perantau seperti saya, mungkin sudah tidak terlalu asing dengan bayar membayar secara online untuk pembelian tiket pesawat ataupun voucher hotel mealui situs tersebut. Lalu apa hubungannya dengan pajak? Nggak ada hubungannya. Tapi Direktorat Jenderal Pajak telah mengimplementasikan sistem pembayaran yang lebih mudah, sederhana, cepat dan aman dengan sistem online yang diberi nama eBiling. Sistem ini merupakan salah satu sub sistem dari Modul Penerimaan Negara Generasi 2 (MPN-G2) yang dibuat oleh Direktorat Jenderal Perbendaharaan, Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Melalui sistem pembayaran ini, wajib pajak tidak perlu lagi mengisi formulir SSP (Surat Setoran Pajak) dan antri melalui loket di bank atau kantor pos. Semua proses transaksi pembayaran bisa dilakukan secara online seperti halnya membeli tiket pada situs yang saya sebutkan tadi. Sebenarnya untuk ebiling sendiri sudah berjalan sejak kurang lebih tahun 2014, namun baru diwajibkan secara menyeluruh mulai tahun ini tepatnya mulai 1 Juli 2016 nanti. Dan sejak saat itu pula, sistem pembayaran manual konvensional menggunakan Surat Setoran Pajak dalam bentuk cetakan sudah tidak dapat digunakan kembali.

Melalui pembayaran online, wajib pajak tidak perlu lagi mengantri ataupun khawatir saat membawa uang pajak yang akan disetorkan melalui bank atau kantor pos. Cukup membuat kode biling, lalu catat nomornya. Pembayaran bisa dilakukan melalui mesin EDC (Electronic Data Capture) seperti layaknya menggunakan kartu kredit atau kartu debit, melalui ATM, melalui Internet Banking atau melalui loket teller di bank. Semua ini merupakan inovasi yang bertujuan memudahkan wajib pajak untuk menyetorkan pajaknya tanpa batasan waktu selama 24 jam sehari dan 7 hari seminggu sekalipun itu adalah hari libur nasional.

Untuk tutorial penggunaan eBiling dapat dilihat pada tautan ini. Disini saya hanya akan memberikan petunjuk bagaimana proses pendaftaran untuk menggunakan ebiling. Jika bapak/ibu wajib pajak ingin mendaftarkan diri agar dapat memanfaatkan fasilitas pembayaran melalui ebiling, maka prosedurnya adalah:

  1. Mendaftarkan diri untuk memperoleh EFIN pribadi;
  2. Mendaftarkan diri untuk memperoleh EFIN Instansi/Perusahaan;

Dua hal tersebut wajib dilakukan sebelum wajib pajak bisa melakukan pembayaran secara elektronik. Jika seorang bendahara pemerintah ingin mendaftarkan diri sebagai pengguna ebiling maka pastikan bendahara telah memiliki EFIN pribadi dan cukup mengajukan permohonan untuk diterbitkan EFIN instansi.

Syarat untuk mengajukan EFIN bagi Instansi Pemerintah ataupun Wajib Pajak Badan adalah:

  • Foto Copy KTP yang akan menjadi user eBiling;
  • Fotocopy NPWP Pribadi Bendahara;
  • Fotocopy NPWP Instansi/Perusahaan;
  • Fotocopy Surat Penunjukkan Sebagai Bendahara/Akta Pendirian Perusahaan;
  • Nomor Telepon Yang Bisa Dihubungi;
  • Email Instansi/Perusahaan yang aktif;

Jika sudah dilengkapi semua, ajukan ke kantor pelayanan pajak untuk diterbitkan kode EFIN. Selanjutnya lakukan registrasi melalui situs ini. Untuk tutorial penggunaanya dapat dilihat melalui tautan yang telah saya tuliskan diatas. Selamat mencoba.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s