Kehilangan Ide

“Membandingkan itu kadang lebih mudah daripada menjadi objek yang diperbandingkan, begitu pula ketika mencari kesalahan, kekurangan dan kelemahan orang lain.”

Kalimat diatas adalah apa yang saya rasakan sekarang. Jadi ceritanya, saya sedang mencari referensi untuk menulis blog. Mulai deh saya keliling mencari-cari blog siapa yang layak sebagai sumber inspirasi dan ide. Akhirnya saya temukan dua alamat blog punyanya mas Agus Mulyadi dan om Farchan Noor Rahman. Dari sini juga akhirnya saya tahu kalo ternyata FNR itu adalah adik kelas saya di STAN, kayaknya jurusannya juga sama-sama Penilai deh.

Keasyikan baca blog GusMul dan FNR sampe saya lupa buat nulis di blog sendiri. Bahkan jadi kehilangan ide juga mau menulis apa di blog sendiri. Padahal niat awal berkunjung ke blog orang lain itu buat belajar cara penulisan mereka dan apa aja sih yang mereka tuliskan di blognya, eh kok malah jadi kelupaan nulis di blog sendiri. Parahnya lagi sampai kehabisaan dan kehilangan ide mau menulis apa.

Ya itulah manusia, tempatnya salah dan lupa. Mungkin karena gaya penulisan kedua blogger itu enak untuk disimak, maka saya membandingkan dengan karya saya sendiri. Sebagai pemula sih itu wajar. Tapi mau sampai kapan? Bagus atau tidaknya tulisan kan tergantung dari sudut pandang siapa. Lagipula ini blog pribadi, segala sesuatunya ya sak karepe sing nggawe. 

Yang penting apa yang ingin disampaikan dari blog itu sendiri, apakah bisa dimengerti sama orang yang baca atau tidak. Di blog ini selain sebagai blog pribadi, saya juga mendesain sebagai blog yang menjadi referensi bendahara untuk belajar masalah pajak. Itu semua karena saya adalah Account Representative yang bertugas untuk mengawasi dan membimbing bendahara pemerintah. Jadi sebenarnya kalaupun saya lagi ndak ada ide buat nulis yang sifatnya pribadi atau opini, saya bisa saja menulis yang baku untuk bahan belajar para bendahara.

Semuanya sih pada akhirnya kembali pada diri sendiri. Karena ngeblog hanya sebagai selingan. Kecuali kalau ngeblog sudah dijadikan sebagai sumber penghasilan, mungkin akan lain ceritanya. Jadi, menulislah sebelum ide-ide itu hilang tanpa ada satupun yang masih teringat.

Advertisements

2 thoughts on “Kehilangan Ide

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s