Ingin Diakui Eksistensinya…

animasi horor

Ilustrasi Horor Diambil Dari science-all.com

Percaya adanya hantu? Kalo ditanya begitu biasanya orang-orang akan menjawab secara normatif. Ada yang percaya, ada yang mengalihkan pembicaraan bahkan ada pula yang menyudahinya dengan satu kalimat, “Jaman modern masih percaya sama tahayul.”

Percaya atau tidak itu hak masing-masing orang. Toh dalam agama masing-masing pun sudah dijelaskan bahwa selain manusia, Tuhan juga menciptakan mahluk tak kasat mata yang disebut dengan mahluk gaib. Mereka ada, tapi tidak nampak. Mereka tidak terlihat, tapi harus diakui eksistensinya.

Secara logika kejadian-kejadian diluar nalar tentunya akan sulit untuk dicerna, apalagi dijelaskan kepada orang lain. Sungguh hal berbau gaib dan diluar nalar itu hal yang konyol untuk dibahas, tapi menarik untuk disimak. Aneh tho? Yo, emang begitu adanya. 

Kalau saya ditanya pernah nggak ketemu hantu, pasti saya jawabnya akan mengambang. Karena saya sendiri tidak yakin sepenuhnya kalau yang saya lihat itu memang betul-betul yang dinamakan hantu. Misalnya saat saya masih di Ternate, pernah suatu malam ada suara besi pegangan tangga yang dipukul-pukul. Padahal saat itu saya dengan teman-teman satpam sedang berada di lantai 1 dan dipastikan di lantai 2 tidak ada orang.

Kalau saya bilang itu ulahnya hantu, buktinya apa? Menuduh tanpa bukti itu bisa dituntut lho. Nanti kalo hakimnya tanya, “Seperti apa wujud hantu yang anda tuduhkan telah memukul-mukul besi pegangan tangga di kantor anda?” saya pasti kelabakan untuk menjawabnya.

Belum lagi kalau diminta tuntutan ganti rugi dari pihak hantu tersebut karena merasa nama baiknya telah dicemarkan. Lah ngganti rugine piye? Coba deh pemikiran kita jangan terlalu suudzon dengan mereka yang kita sebut sebagai hantu itu tadi. Sedikit positive thinking saja, barangkali itu bukan ulah mereka untuk mengerjai manusia tapi karena hal yang tidak di sengaja.

Lalu bagaimana dengan ‘masyarakat gaib bernama hantu’ yang sering atau pernah menampakkan diri di depan manusia? Sekarang begini aja deh, manusia itu ada yang baik ada pula yang jahat. Ada yang kalem, ada pula yang usil. Barangkali hantu yang sering menampakan wujud ini adalah kriteria hantu yang usil, yang nggak marem hidupnya kalo tidak mengusili atau menjahili manusia.

Nah untuk tipe yang sudah berani menampakan wujudnya ini berarti bisa dijadikan tertuduh dan tersangka. Akan tetapi harus bisa dibuktikan, minimal ada rekaman gambar atau ada saksi yang turut menyaksikan kejadian tersebut. Kalau tanpa pembuktian dan tanpa adanya saksi, maka lagi-lagi kita sebagai manusia tidak bisa mempersalahkan hantu-hantu tersebut.

Singkatnya sebenarnya gampang. Sebagai mahluk ciptaan Tuhan kita sudah digariskan untuk hidup berdampingan dengan mahluk gaib tersebut. Hanya saja tidak semua orang bisa melihat kehidupan gaib tersebut, dan tidak semua yang gaib tersebut seluruhnya jahat terhadap manusia.

Ibarat hidup bertetangga saja, kita tetap harus baik terhadap lingkungan sekitar. Tidak mengusik apalagi mengganggu hak mereka, begitu pula mereka seharusnya tidak mengusik dan mengganggu hak kita. Kaitannya dengan hal gaib berarti kita harus mengakui eksistensi mereka, walaupun mereka ini tak kasat mata. Jaga sikap dan jaga lisan saat berada di tempat yang dilabel ‘angker’.

Dengan begitu tepo sliro antara kita sebagai manusia yang kasat mata dengan mereka yang gaib dan tak kasat mata bisa tetap terjaga. Manusia saja yang terlihat nyata ada yang minta ingin dihargai, apalagi hal gaib yang tidak terlihat.

Ini dari tadi saya nulis apa sih ya? Sepertinya ini efek terlalu banyak konsumsi obat pereda sakit kepala ini saya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s