Jakarta, Wajamu Kini…

DKI1

Berebut Kursi Gubernur DKI Jakarta

Sebagai mantan warga Jakarta dan dilahirkan di tanah tersebut, tentunya saya selalu memantau perkembangan dan berita apapun yang terjadi disana. Tidak terkecuali masalah Pemilihan Kepala Daerah yang akan berlangsung pada tahun 2017 mendatang. Banyak kandidat termasuk sang pentahana yang akan bertarung untuk merebut menjadi pemimpin nomor satu di tanah betawi.

Sudah banyak bakal calon gubernur yang dikabarkan akan maju dalam pentas politik lima tahunan tersebut. Mulai dari gubernur pentahana saat ini, hingga beberapa kepala daerah yang diberitakan juga akan maju untuk bersaing menuju DKI 1. Bagi saya tidak penting siapapun yang maju untuk mecalonkan diri, yang paling penting saat ini bagi masyarakat Jakarta adalah bisa hidup aman, nyaman dan tenteram. Itu saja, tidak lebih dan tidak kurang.

Saya memang telah lama meninggalkan Jakarta. Sudah sepuluh tahun saya menjadikan Jakarta hanya sebagai tempat mudik dan tempat berlibur, bukan sebagai tempat untuk tinggal dan bekerja. Tapi bagi saya, tidak terlalu banyak perubahan yang terjadi disana selama sepuluh tahun ini. Jakarta kian semrawut, padat, kumuh dan tentunya semakin macet. Tercatat sejak saya tinggalkan, Jakarta telah dipimpin oleh tiga orang yang berbeda. Yakni Sutiyoso, Fauzi Bowo, Joko Widodo dan Basuki Tjahaya Purnama. Semuanya tidak sepenuhnya menuntaskan permasalahan yang ada di Jakarta. Lalu siapa yang salah?

Beragam kebijakan telah ditempuh agar kondisi Jakarta menjadi baik. Mulai dari perbaikan kualitas transportasi umum, pembangunan dan peningkatan kualitas infrastruktur, penanggulangan banjir serta penataan ruang, namun tidak memberikan dampak nyata yang bisa dirasakan oleh warga Jakarta. Kemacetan tetap tidak teratasi, banjir juga tetap eksis dan kepadatan penduduk makin bertambah.

Jika sudah seperti ini yang dibutuhkan bukan hanya program dan kebijakan yang diambil oleh gubernur saja, tapi juga perubahan sikap dari warga Jakarta sendiri dan orang-orang yang menumpang hidup di Jakarta. Saya katakan demikian karena pada kenyataanya beberapa gubernur yang sudah pernah memimpin Jakarta tidak sepenuhnya mampu mewujudkan janji kampanyenya. Kalaupun ada yang terwujud itu tidak mewakili sepenuhnya harapan masyarakat Jakarta.

Soal kemacetan misalnya, hal ini bisa diatasi dengan perbaikan kualitas transportasi umum. Namun rata-rata warga Jakarta tidak semuanya mau menggunakan angkutan umum tersebut untuk menunjang aktifitasnya. Lebih bergengsi menggunakan kendaraan pribadi baik itu sepeda motor ataupun mobil. Saya pun memahami bahwa transportasi umum yang beredar di Jakarta tidak semuanya nyaman seperti saat menumpangi bus TransJakarta. Contohnya angkutan umum seperti, KWK, mikrolet, bajaj, kopaja, metromini dan masih banyak lagi yang lainnya.

Terlalu banyak masalah yang ada di Jakarta dan sudah terlalu akut untuk diselesaikan tanpa adanya peran serta masyarakat Jakarta itu sendiri. Etika berkendara yang jauh dari kata santun, kebiasaan membuang sampah di sembarang tempat dan enggan menggunakan transportasi umum inilah yang membuat kemacetan dan banjir tidak mudah untuk diatasi. Belum lagi sejak Jakarta dipimpin oleh Basuki Tjahaya Purnama banyak warga yang terus menerus nyinyir dengan kebijakan dan peraturan yang dibuat oleh gubernur yang akrab diasapa Ahok itu.

Yang bisa menyelamatkan Jakarta ya hanya warga Jakarta sendiri, gubernur hanya merumuskan langkah yang perlu diambil. Siapapun gubernurnya nanti tidak serta merta dalam waktu satu malam bisa merubah Jakarta menjadi kota metropolitan yang tertata rapi, bebas macet, bebas banjir dan punya transportasi umum yang setara dengan negara-negara tetangga di kawasan ASEAN. Wong rambu-rambu lalu lintas saja masih banyak yang melanggar apalagi Perda yang tidak semua orang bisa mengetahuinya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s